Kamis, 3 Februari 01:35 AM
Ternyata jadi orang yang terlalu baik itu gak bagus juga rupanya...
Selama ini gw selalu memikirkan orang lain di banding diri gw sendiri.
Tapi setelah kesekian kali kecewa, gw baru sadar, gw butuh waktu dan ruang untuk diri gw sendiri.
Gw perlu menghargai diri gw sendiri. Kasih hadiah untuk diri gw sendiri.
Kasih ruang & waktu untuk bernafas lega karena pada akhirnya gw sadar,
gw sadar bahwa gak akan ada satu manusiapun di dunia ini yang menghargai
dan peduli sm gw kecuali gw yang harus sayang dgn diri gw sendiri...
Yap! That's how life goes on... So cruel and unpredictable!
Mungkin gw terlalu berharap banyak sama orang-orang di deket gw.
Mau pacar atau pun temen, bahkan keluarga. Semua sama!
There's no one that i could count on. Gak ada satupun orang yang bisa gw harepin.
Semua punya urusan. Dan semua orang pasti mementingkan kepentingan dirinya sendiri.
Sebetulnya gak sulit kok untuk buat gw Happy, dan gak berbiaya pula,
gw butuh pendengar yang baik, Gw butuh dihargai, dan gw butuh dianggep ada.
Gw mungkin lg brada di titik terjenuh di dalam hidup gw.
Tanpa ada perhatian, dukungan, dan semangat dari sekitar gw.
Dan akhirnya gw sadar, cuma diri gw sendiri yang bisa bikin gw ngerasa special dan berharga.
Bukan orang lain atau siapapun.
Just me, I, and myself ....
Rabu, 02 Februari 2011
I'm a big tough girl!
Yes, of course! i'm a big tough girl.
Tough adj. kuat ; tabah ; tegar
Kata 'Tough' yang selalu gw jadiin pegangan, kata 'Tough' yang dari dulu gw jadiin mindset di dalem otak gw supaya gw bisa jadi orang yang selalu kuat, tabah, mandiri, dan selalu berusaha menyelesaikan masalah gw sendiri semampu gw. Karena sempat gw berpikir it's cool untuk jadi seorang cewe mandiri dan terlihat kuat.
Tapi pada kenyataannya ternyata kata 'Tough' gak se-cool dan gak semembanggakan seperti yang gw pikir. Ternyata, terlihat kuat dan tabah justru bisa berdampak negatif untuk diri sendiri. Karena dengan terlihat kuat dan tegar orang lain justru cenderung tidak terlalu memperdulikan dan memperhatikan keadaan kita. Sepertinya gw salah mempersepsikan arti kata 'Tough' cocok untuk menyembunyikan jati diri gw yang pada kenyataannya lemah, rapuh dan memerlukan orang lain dalam hidup gw untuk berbagi keluh kesah.
Kenapa gw selalu menyembunyikan keadaan diri gw yg sebenarnya, yaitu pada saat gw butuh pertolongan, kasih sayang, perhatian, atau sekedar membutuhkan pendengar yang baik? Kenapa seakan diri gw malu untuk terlihat kasihan, menyedihkan, dan lemah di depan orang lain? Atau apa memang karena pengaruh dari rasi bintang Aries gw yang selalu ingin orang lain melihatnya sebagai manusia yang "tenang dan percaya diri" dan yang selalu tampil fine, walaupun sebenarnya tidak?.
Sepertinya gw selalu mendengarkan seluruh keluh kesah orang-orang terdekat dan sedikit memberi masukan ataupun menolong mereka walaupun harus mengeluarkan tenaga, keringat, bahkan uang sekalipun kalau memang gw bisa untuk membantu, semua gw lakuin dengan harapan mereka juga akan ada pas saat gw butuh kehadiran atau bantuan mereka. Tetapi kenapa setiap gw merasa membutuhkan mereka untuk sekedar pendengar yang baik mereka seakan tak ada dengan kondisi yang tidak sesuai bagi gw untuk berkeluh kesah......
Gw seperti hidup sendiri di kelilingi oleh manusia-manusia egois yang selalu mementingkan dirinya masing-masing.
Sepertinya gw harus mencari jati diri gw yang sebenarnya, me-reset ulang mindset dan harus lebih mengenal diri gw sendiri jauh lebih dalam...
I always try to be a better person and try to not count on anyone else.
I believe i can fix myself.
I know Allah always beside me....
Selasa, 01 Februari 2011
Di Underestimate??
"Karena Nila Setitik Rusak Susu Sebelangga...."
Karena salah 1 (satu) kata, suatu kalimat bakal jadi beda makna dan berubah arti. Dan karena 1 kata pula masalah jadi diperpanjang dan jadi panjang lebar diremehkan di depan orang-orang. Yaaa, mungkin terlihat idiot lah yang pantas jadi label pas ada di depan orang-orang tersebut.
Sabaaar.... Sabaaar.... (-_____-!)
Oke, pas search di google apa itu diremehkan, kata yang keluar adalah Underestimate.
Underestimate!
Setelah kejadian salah 1 (satu) kata itu saya berpikir, berapa kali saya meng-under-estimate orang lain dan di-under-estimate oleh orang lain dan mana yang lebih baik? Meng-under-estimate atau di-under-estimate oleh orang lain?
Well, jawabannya sebenarnya gak ada yang baik dua-duanya. Karena saya tahu rasanya di posisi orang yang di under-estimate. Saya pun akhirnya mencoba tetap humble dan sincere. Maka dari itu kalau dipikir pikir lagi, walau dianggap remeh oleh orang lain, at the end of the day, hanya diri kita sendiri yang tahu, sebenar-benarnya dan sesungguh-sungguhnya kita itu siapa, bisa apa, dan tidak bisa apa. Dan, bila kita enggak suka dengan apa adanya kita itu, hanya kita juga yang tahu mesti diapakan dan apakah kita mau melakukannya.
Nobody's perfect. You don't have to be perfect for your lifetime.
Enjoy your life so you won't regret it!
Karena salah 1 (satu) kata, suatu kalimat bakal jadi beda makna dan berubah arti. Dan karena 1 kata pula masalah jadi diperpanjang dan jadi panjang lebar diremehkan di depan orang-orang. Yaaa, mungkin terlihat idiot lah yang pantas jadi label pas ada di depan orang-orang tersebut.
Sabaaar.... Sabaaar.... (-_____-!)
Oke, pas search di google apa itu diremehkan, kata yang keluar adalah Underestimate.
Underestimate!
Setelah kejadian salah 1 (satu) kata itu saya berpikir, berapa kali saya meng-under-estimate orang lain dan di-under-estimate oleh orang lain dan mana yang lebih baik? Meng-under-estimate atau di-under-estimate oleh orang lain?
Well, jawabannya sebenarnya gak ada yang baik dua-duanya. Karena saya tahu rasanya di posisi orang yang di under-estimate. Saya pun akhirnya mencoba tetap humble dan sincere. Maka dari itu kalau dipikir pikir lagi, walau dianggap remeh oleh orang lain, at the end of the day, hanya diri kita sendiri yang tahu, sebenar-benarnya dan sesungguh-sungguhnya kita itu siapa, bisa apa, dan tidak bisa apa. Dan, bila kita enggak suka dengan apa adanya kita itu, hanya kita juga yang tahu mesti diapakan dan apakah kita mau melakukannya.
Nobody's perfect. You don't have to be perfect for your lifetime.
Enjoy your life so you won't regret it!
That's What Friend Are For
Hari ini, sekali lagi masalah gw terselesaikan dgn bantuan temen. Well, friends means everything to me! Dari kemarin memang kepala mumet gimana caranya gw dapet surat riset tanpa harus nunggu sampe kjk online pertengahan februari nanti. Pengen banget memaksimalkan waktu yang ada supaya gak cuma leha-leha dirumah aja. Pengen cicil urusan tetek bengek untuk mulai skripsi dari sekarang. Semoga aja nanti malas gak jadi penghalang.
Untuk hari ini Big Thanks to cea yang udh bantuin buat surat riset sampai jadi. Coba klo gak ada cea pikiran surat riset bakalan bikin gak bisa tidur lagi. Dalam pertemanan gw selalu megang Teori Pertukaran Sosial (Social Exchange Theory), bagaimana manusia memandang hubungan dengan orang lain sesuai dengan pengorbanan, dan keuntungan yang saling mempengaruhi. Gak bisa munafik, teori itu bener bgt! Setiap hubungan baik itu pacaran or pertemanan semua harus take & give! Gak bisa berat sebelah or salah satu cuma jadi parasit yg ngambil keuntungan dari yang lain, klo emang begitu suatu hubungan gak akan bisa bertahan lama. Lagipula berbuat baik dan saling bermanfaat untuk orang lain gak merugikan toh? Malah, Justru kita bakal dapet Reward (imbalan) dari kebaikan yang udah kita lakuin, jangan berharap reward nya seperti apa tapi cukup dirasakan aja, orang tersebut akan membalas kebaikan kita dan suatu hari pasti akan menolong kita semampunya klo kita butuh pertolongan.
Sekali lagi terima kasih cea! The best friend i ever had!
Besties Forever! (^,^) v
Untuk hari ini Big Thanks to cea yang udh bantuin buat surat riset sampai jadi. Coba klo gak ada cea pikiran surat riset bakalan bikin gak bisa tidur lagi. Dalam pertemanan gw selalu megang Teori Pertukaran Sosial (Social Exchange Theory), bagaimana manusia memandang hubungan dengan orang lain sesuai dengan pengorbanan, dan keuntungan yang saling mempengaruhi. Gak bisa munafik, teori itu bener bgt! Setiap hubungan baik itu pacaran or pertemanan semua harus take & give! Gak bisa berat sebelah or salah satu cuma jadi parasit yg ngambil keuntungan dari yang lain, klo emang begitu suatu hubungan gak akan bisa bertahan lama. Lagipula berbuat baik dan saling bermanfaat untuk orang lain gak merugikan toh? Malah, Justru kita bakal dapet Reward (imbalan) dari kebaikan yang udah kita lakuin, jangan berharap reward nya seperti apa tapi cukup dirasakan aja, orang tersebut akan membalas kebaikan kita dan suatu hari pasti akan menolong kita semampunya klo kita butuh pertolongan.
Sekali lagi terima kasih cea! The best friend i ever had!
Besties Forever! (^,^) v
Welcome New Blog!
Wow... akhirnyaa, got my new blog! Tadinya berpikir pasti susah banget nge-blog, tapi setelah Agung bilang buat blog lebih gampang daripada buat Facebook akhirnya nyoba juga deh, dan ternyata..... Gampang beneer! Buat ini blog juga karena ngisi waktu, bingung juga sebenernya mau ngapain di rumah.
Seharusnya sih buat Outline skripsi untuk nanti di bawa ke Aqua sama untuk cari dosen pembimbing. Cumaaaa, kenapa ya masih bingung begini mau nentuin penelitian Kualitatif or Kuantitatif. Masih gak percaya sama kemampuan diri sendiri begini.
Maunya sih Kualitatif karena nilai Kualitatif lumayan bagus, klo kuanti kemarin jelek, tapi klo kualitatif takut gak bisa banyak ngomong di sidang nanti. Lagipula, kenapa gak di coba Kuantitatif walaupun gak suka itung-itungan tapi apa salahnya dicoba. Gak ada yang gak bisa kan di dunia ini, dan gak ada manusia yang bodoh karena yang membedakan cuma niat dan rajin atau nggaknya manusia tersebut... heheheehe :p
Okeeelah Bismillah, yang penting sekarang mandi dulu coz bentar lagi ketemuan sm cea di waru mau buat surat riset untuk ke Aqua nanti....
PT. Aqua Golden Misisipi , Please let me join in... i need you!
Seharusnya sih buat Outline skripsi untuk nanti di bawa ke Aqua sama untuk cari dosen pembimbing. Cumaaaa, kenapa ya masih bingung begini mau nentuin penelitian Kualitatif or Kuantitatif. Masih gak percaya sama kemampuan diri sendiri begini.
Maunya sih Kualitatif karena nilai Kualitatif lumayan bagus, klo kuanti kemarin jelek, tapi klo kualitatif takut gak bisa banyak ngomong di sidang nanti. Lagipula, kenapa gak di coba Kuantitatif walaupun gak suka itung-itungan tapi apa salahnya dicoba. Gak ada yang gak bisa kan di dunia ini, dan gak ada manusia yang bodoh karena yang membedakan cuma niat dan rajin atau nggaknya manusia tersebut... heheheehe :p
Okeeelah Bismillah, yang penting sekarang mandi dulu coz bentar lagi ketemuan sm cea di waru mau buat surat riset untuk ke Aqua nanti....
PT. Aqua Golden Misisipi , Please let me join in... i need you!
Langganan:
Komentar (Atom)
