Selasa, 01 Februari 2011

Di Underestimate??

"Karena Nila Setitik Rusak Susu Sebelangga...."


Karena salah 1 (satu) kata, suatu kalimat bakal jadi beda makna dan berubah arti. Dan karena 1 kata pula masalah jadi diperpanjang dan jadi panjang lebar diremehkan di depan orang-orang. Yaaa, mungkin terlihat idiot lah yang pantas jadi label pas ada di depan orang-orang tersebut.
Sabaaar.... Sabaaar.... (-_____-!)
Oke, pas search di google apa itu diremehkan, kata yang keluar adalah Underestimate.

Underestimate!
Setelah kejadian salah 1 (satu) kata itu saya berpikir, berapa kali saya meng-under-estimate orang lain dan di-under-estimate oleh orang lain dan mana yang lebih baik? Meng-under-estimate atau di-under-estimate oleh orang lain?
Well, jawabannya sebenarnya gak ada yang baik dua-duanya. Karena saya tahu rasanya di posisi orang yang di under-estimateSaya pun akhirnya mencoba tetap humble dan sincereMaka dari itu kalau dipikir pikir lagi, walau dianggap remeh oleh orang lain, at the end of the day, hanya diri kita sendiri yang tahu, sebenar-benarnya dan sesungguh-sungguhnya kita itu siapa, bisa apa, dan tidak bisa apa. Dan, bila kita enggak suka dengan apa adanya kita itu, hanya kita juga yang tahu mesti diapakan dan apakah kita mau melakukannya.


Nobody's perfect. You don't have to be perfect for your lifetime.


Enjoy your life so you won't regret it!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar